Home / Dunia / Sekilas Profil Universitas Yale

Sekilas Profil Universitas Yale

Sekilas Profil Universitas YalePernahkah kamu mendengar sebuah universitas yang bernama Yale University? Bagi kamu yang rajin mencari informasi tentang perkuliahan di luar negeri, pastinya tidak asing lagi dengan nama ini. Universitas Yale terletak di New Heaven, kota di Negara bagian Connecticut, New York, Amerika Serikat, dan berdiri pada tahun 1701. Universitas Yale merupakan salah satu univeritas terbaik menurut ‘QS World University Rangkings’ yaitu menempati peringkat ke-9. Universitas ini juga termasuk dalam Ivy league.

Awalnya, universitas ini didirikan oleh para pendeta di jaman penjajahan yang mempelopori sebuang pembangunan perguruan tinggi di kota New Haven pada tahun 1604. Hal ini dikarenakan mereka ingin melestarikan tradisi pendidikan liberial Eropa di dunia baru. Dan kegiatan mereka ini baru membuahkan hasil pada tahun 1701. Lalu, pada tahun 1718 perguruan ini resmi berganti nama menjadi “Yale College”. Nama ini digunakan sebagai penghormatan kepada Elihu Yale, salah satu saudagar di sana yang menyumbangkan seluruh hasil penjualannya kepada Yale College.

Yale College kini telah tumbuh menjadi salah satu universitas terbaik di dunia. Mahasiswanya kini sudah mencapai jumlah 11 ribu yang berasal dari seluruh 50 negara bagian Amerika Serikat, dan sebagian lainnya adalah mahasiswa internasional yang datang dari berbagai belahan dunia. Untuk mengatasi mahasiswa yang banyak dan berkualitas ini, tidak tanggung-tanggung kampus ini mengerahkan 2 ribu staf pengajarnya yang tentunya tidak kalah berkualitas.

Universitas Yale sekarang ini memiliki 12 fakultas, antara lain Yale College, pendidikan tinggi empat tahun setara Strata 1 (S1); Yale Graduae School of Arts and Sciences, yaitu Program Pascasarjana S2 dan S3 Ilmu-ilmu Sosial, Ekskata dan Seni; serta sepuluh Fakultas Bidang Profesional yang disebut Profesional Schools. Universitas ini sangat maju dalam bidang Ilmu Sosial dan Humaniora. Fakultas Bidang Profesional ini terdiri dari: Fakultas kedokteran yang didirikan pada tahun 1810, Fakultas Teologi yang didirikan pada tahun 1822, Fakultas Hukum yang didirikan pada tahun 1824Fakultas Seni yang didirikan pada tahun 1869, Fakultas Musik yang didirikan pada tahun 1847, Fakultas Studi Lingkungan dan Kehutanan didirikan pada tahun 1900, Fakultas Keperawatan didirikan pada tahun 1923, Fakultas Drama yang didirikan pada tahun 1955, Fakultas Arsitektur pada tahun 1972, Sekolah manajemen yang didirikan pada tahun 1974. Yale mulai menerima mahasiswi pada tahun 1869 untuk jenjang Pascasarjana dan tahun 1969 untuk tingkat S1.

Pada tiap fakultas di kampus ini memiliki Asrama Mahasiswa Terpadu, yang merupakan tempat tinggal mahasiswa yang berkuliah di sana. Asrama-asrama ini mengambil model dari universitas di Inggris abad pertengahan dan mampu dihuni oleh 450 mahasiswa. Melalui sistem ini, Universitas Yale menciptakan suasana yang akrab di antara mahasiswanya. Setiap asramanya dibangun mengelilingi halaman dan menempati wilayah kota yang cukup luas. Masing-masing asrama memiliki kepala asramanya masing-masing yang disebut dengan ‘master’, dan seorang kepala bidang urusan akademik yang disebut ‘dean’. Lalu, di asrama ini terdapat beberapa anggota keluarga asrama dari kalangan dosen yang disebut dengan ‘fellows’. Setiap asrama memiliki ruang makan, perpustakaan, ruang rekreasei, ruang seminar dan fasilitas-fasilitas lainnya yang memadai.

Selain asrama, untuk menunjang kegiatan mahasiswanya Universitas Yale juga membangun perpustakaan. Sistem perpustakaan di Universita Yale sangat baik, dan saat ini menyimpan lebih dari 11 juta jilid yang terdiri dari koleksi-koleksi bidang maupun khusus. Termasuk di dalamnya adalah koleksi-koleksi arsip, rekaman, peta serta artefak dan lain-lainnya. Perpustakaan Yale merupakan perpustakaan terbesar ke-3 di Amerika Serikat, dan merupakan perpustakaan terbesar ke-2 di dunia. Walaupun terbagi di 40 lokasi terpisah di sekitar kampus, peng’katalog’an di universitas ini dilakukan secara terpusat. Perpustakaan Sterling Memorial misalnya, yaitu sebuah bangunan yang berarsitektur gothik yang menyimpan sekitar setengah jumlah keseluruhan koleksi di Universitas Yale.

Selain perpustakaan, di Universitas Yale juga terdapat galeri dan museum. Galeri Seni Yale, Yale Art Gallery, ini didirikan pada tahun 1832, yang saat ini menyimpan koleksi yang sudah berkembang dan setara dengan museum-museum seni besar di Amerika Serikat. Di seberang galeri ini terdapat Pusat Seni Inggris, Center for British Art, yang dibuka pada tahun 1977, Gedung ini memiliki koleksi terbesar di luar negara Inggris untuk karya seni dan buku-buku berilustrasi. Yale’s Peabody Museum of Natural History, museum sejarah alam semesta Peabody milik Yale yang didirikan pada tahun 1866, menyimpa salah satu koleksi benda-benda ilmiah terpenting di Amerika Utara.

Di antaranya adalah koleko lengkap burung-burung dan koleksi material tambang. Museum ini juga menjadi tempat penyimpanan terbesar kedua di Amerika Serikat untuk artefak dinosaurus. Semua koleksi tersebut dan koleksi universitas lainnya terbuka untuk umum, sehingga dengan demikian masyarakat di sekitar universitas dapat juga menikmati koleksi bernilai tinggi ini. Tetapi lebih dari semua itu, harta Universitas Yale yang paling berharga adalah sumber daya manusianya.

Maka, dari hal-hal itu Universitas Yale sangat berbangga dengan bertambahnya mahasiswa internasional yang belajar di kampusnya dari tahun ke tahun. Universitas ini menerima mahasiswa dari seluruh penjuru dunia melalui kebijakan yang tidak mempertimbangkan kemampuan bayar para mahasiswanya atau “need-blind admission”, tetapi menyediakan bantuan keuangan yang mencukupi sehingga mereka mampu membayar biaya pendidikannya di Universitas Yale. Kebijakan ini memberikan bantuan keuangan kepada mahasiswa internasional dengan persyaratan yang sama menguntungkannya, seperti yang diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari Amerika Serikat.

Denga cara ini, Universitas Yale berusaha sebanyak-banyaknya menarik calon-calon mahasiswa terbaik dari seluruh dunia untuk studi di kampus ini. Dan di beberapa program Pascasarjana jumlah mahasiswa luar negeri yang diterima lebih dari 30%. Dari seluruh jumlah mahasiswa yang mendaftar di Yale University, 16% merupakan mahasiswa asing. Di samping itu, Yale menerima lebih dari 1500 cendikiawan asing. So, tunggu apa lagi jika kamu memang salah satu di antara mereka?

 

#SumberBK

About Syifa Az zahra

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. [Sayidina Umar bin Khattab]

Check Also

Sekilas Profil University of Tokyo (UTokyo)

Jika kamu ingin melanjutkan studi di luar negeri, bisa jadi Jepang adalah salah satu negara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *