Home / Inspiratif / Sembuh dari Kanker Nasofaring Dengan Terapi Baking Soda

Sembuh dari Kanker Nasofaring Dengan Terapi Baking Soda

Sembuh dari Kanker Nasofaring Dengan Terapi Baking Soda

Kisah Inspiratif pertama kali ini adalah kisah perjuangan seorang ibu 2 anak yang mengidap Kanker Nasofaring berjuang untuk sembuh selama 2th, bagaimana kisahnya…? Mari kita simak bersama-sama. Kisah ini diceritakan langsung oleh akun facebook bernama Husnul Khotimah Zainun. Berikut kisahnya…

Kanker Nasofaring Stadium 3B vs (Terapi Baking Soda + Magnesium Oil + VCO + Stop Karbohidrat + Stop Gula)

Krn bnyak inbox yg masuk dan minta sy share perjalanan terapi sy melawan kanker nasofaring stadium 3B dua tahun silam..maka sy share di sini..semoga bermanfaat..😘😘😘.

September 2016 sy terdiagnosa kanker nasofaring stadium 3B..dua bulan setengah di rumah sakit Siloam semanggi menjalani 6 x kemoterapi dan 35x radiasi namun hasilnya sel kanker masih aktif…

saat kemo pertama sy masih bisa makan minum lewat mulut..namun setelah kemo kedua tenggorokan rasanya seperti ditumbuhi ratusan jarum, sakit luar biasa di seluruh bagian kepala tenggorokan dan leher😭. Jangankan makan minum..nelan air liurpun tak sanggup hingga suami sy selalu sediakan tissue kering tuk menyeka air liur saya tiap saat.

Kemo dan radiasi tetap berlanjut..untuk makan minum sehari2 terpaksa menggunakan selang NGT yg dimasukkan lewat hidung sampai ke lambung karena tak sanggup menelan apapun.

Tidur selalu posisi duduk..krn jika terlentang sulit bernafas dan pasti tersedak karena selang NGT terasa menyumbat tenggorokan. Kemopun tetap lanjut.

Kondisi badan berkali kali drop..kritis..berat badan 50kg tinggal 38kg. Hingga berkali kali sy mohon agar Allah panggil saya segera krn tak tega lihat suami yg tak kenal lelah merawat saya berbulan2 di siloam..orang tua yg merawat anak anak saya di rumah😭..namun suami selalu support sy untuk semangat dan tetap hidup melanjutkan semua impian dan cita2 yg kami ukir..demi anak2 kami..

Setelah babak belur melewati kemo dan radiasi..kembali cek CT scan dan MRI hasilnya………..tidak hilang!!! Masih ada, masih aktif..hingga dokter menyarankan kembali menjalani sesi kemoterapi lanjutan..dan itupun tak ada jaminan sembuh!!! akhirnya sy putuskan beralih ke terapi Baking Soda.

Lanjuuuuuut🤗🤗🤗🤗

Mengapa sy tak mau kemo lanjutan??? Masih Allah kasih hidup stlh melewati 6 kali kemo dan 35 kali radiasi saja itu sdh syukur alhamdulillaah..sebelum kemo dan radiasi sy masih bisa makan lewat mulut dan bicara normal..

Efek samping kemo dan radiasi itu luar biasa berat..selain tenggorokan seperti dipenuhi ratusan jarum..tak mampu mengunyah..apalagi menelan..rahang kaku..makan dan minum lewat selang NGT..lidah lumpuh..tak mampu bicara hingga sy hrs menulis untuk berkomunikasi dengan suami..dokter..dan perawat..berkali kali tangan di tusuk sana sini..pembuluh darah menyempit..mencari-cari pembuluh darah lain namun banyak yg pecah dan gagal terus..hingga akhirnya sy terpaksa pasang CVC / kateter vena central dari pembuluh vena dekat leher agar seluruh infusan dpt masuk ke tubuh.

Berkali kali kadar leukosit drop hingga berkali kali harus suntik leukogen..jika sy pilih kemo lanjutan..maka saya harus siap dgn efek samping yg lebih parah lagi.

11 november 2016 sy putuskan keluar dari Siloam..masih dalam keadaan babak belur pasca kemo..masih pakai selang NGT untuk asupan makan minum..

sy kembali aktifkan akun FB dan menyapa teman2 untuk sekedar memberi kabar..tiba-tiba ada saran dr adik kelas waktu sy di pesantren dulu (Ziadatul Wardah) agar sy terapi menggunakan baking soda murni (sodium bicarbonat) untuk kanker sy.

Awalnya sy bingung..kemudian zia merekomendasikan bbrp akun FB milik para mentor di group KBSI (Komunitas Baking Soda Indonesia). Akhirnya sy add akun mereka. Saya minta dijelaskan ttg terapi sodium bicarbonat yg sdh banyak membantu pasien kanker dan penyakit berat lainnya.

Dua malaikat tak bersayap..bunda Ezra Elfira dan Mami Lucky Fortuna Bintang lah yg membimbing saya..mensupport saya..ikhlas membimbing saya menjalani terapi itu.

Suami pun setuju dgn terapi yg akan sy ambil. Beliau selalu menguatkan saya. Tak pernah meninggalkan saya dalam keadaan yg amburadul ini..saat kulit melepuh menghitam karena radiasi..badan tinggal kulit membungkus tulang..beliau selalu bilang “umi tetap cantik di mata abi bagaimanapun keadaannya..ayo cepat sembuh..masih banyak impian kita yg hrs kita raih sama sama” itu kata kata beliau yg selalu menguatkan saya.

Bismillaah… Tepatnya akhir desember 2016 sy mantap meninggalkan obat obatan rumah sakit dan mulai terapi sodium bicarbonat.

Bagaimana efeknya??
Seberat apa proses detoksifikasinya??
Hmmmm…dua minggu pertama..terasa begitu amazing!!!!

Bbrp foto tanpa cadar yg dishare adalah permintaan bbrp kawan sebagai bukti manfaat terapi yg dijalani bukanlah hoax belaka.

Mindset adalah hal utama yg hrs dibenahi. Ketika kita menganggap kanker itu adalah penyakit.. aib.. musibah..dsb. Maka dijamin lahir dan batin kita akan mengalami kepedihan luar biasa. Kemarahan luar biasa. Tanpa disadari inilah yg membuat tubuh kita bersifat asam/acid sehingga memicu penyakit bertumbuh makin subur.
Bagi sy..kanker itu adalah bagian dari tubuh sy yg Allah anugerahkan pada sy. Maka hrs disyukuri NO NGELUH apalagi meratap!!! Allah titipkan dia dlm raga ini agar sy belajar menghargai hidup..belajar memperbaiki diri..belajar menata hati..belajar ttg syukur dan sabar. Sejak divonis kanker nasofaring stadium 3B..maka sy putuskan untuk menganggapnya sebagai sahabat..agar tubuh saya berdamai dengannya..
Bagi kanker tubuh kita bagaikan rumah yg nyaman dan bagaikan induknya yg menyediakan sumber makanannya..selama sumber makanannya masih banyak dlm tubuh kita..maka dia gak akan mau pergi.

Makanan utama kanker adalah GULA dan KARBOHIRAT. Maka saya berkomitmen meninggalkan kelompok makanan sumber karbohidrat dan tidak konsumsi gula..semua jenis makanan yg mengandung 4P (pengawet, pewarna, pemanis, penyedap).
Sy sangat yakin..lambat laun sahabat saya ini akan pergi dari tubuh saya krn dia tak lagi temukan sumber makanannya😂.

Akhirnya dengan bismillaah saya mulai terapi BS/ BAKING SODA MURNI / SODIUM BICARBONAT dan ubah pola makan..no carbo no sugar.

Dosis BS yg sy minum satu sendok teh campur air suhu normal 250 ml dua kali sehari pagi bangun tidur saat perut masih kosong.
Jangan tanya perih atau tidak..bagi saya yg letak kankernya di tenggorokan dan pangkal lidah..minum BS ituuuu bikin sel2 kanker sy jadi kelojotan😂..jadi jangan tanya perihnya kayak apa oke😉.
Dua jam kemudian sy sarapan dgn blenderan buah buahan sebanyak saya suka.
Untuk makan siang dan malam sy makan kacang hijau rebus..telur rebus..sayuran mentah atau kadang sayuran yg dikukus..tentunya semua diblender krn sy masih pakai selang NGT tuk makan.
Malam sebelum tidur sy kembali minum satu sendok teh BS yg dilarutkan dlm segelas air.

Pagi harinya mual melanda..sempat muntah..kepala dan badan rasanya melayang..jika berjalan pun terasa limbung. Otot otot leher saya seperti dibetot..bahkan terlihat membesar seperti orang kena gondongan..orang tua sy panik dan memaksa sy dirawat lagi ke rmh sakit. Namun sy tolak krn sy berkomitmen menikmati proses detoks ini tanpa rumah sakit..tanpa obat obatan..tanpa KELUHAN.

Keesokan harinya demam melanda..keringat dingin bercucuran..leher masih bengkak..keliyengan..ditambah perut melilit dan mencret2. Kotoran yg keluar berwarna hitam pekat.
Sy tetap lanjutkan terapi BS dan blender makanan seperti biasa walaupun perut rasanya campur aduk.. Ditambah tiap bersin maka lendir bercampur gumpalan darah merah kehitaman sebesar biji jagung ikut keluar dari hidung saya..dan itu terjadi hampir tiap hari.

Mentor sy menyarankan minum VCO (virgin coconut oil) sebagai herbal pendamping untuk menjaga kebugaran tubuh dan mencegah inflamasi. Maka saya minum 4-5 sendok makan VCO tiap sebelum makan..dan magnesium oil untuk disemprotkan ke area leher yg bengkak.

Proses detoks itu cukup bikin anggota keluarga panik dan kebingungan..lagi lagi sy yakinkan mrk bhw ini hanya detoks!

Dua minggu sy nikmati seperti ini rasanya.. Selanjutnya perih di lidah dan tenggorokan mulai berkurang..tubuh pun terasa enteng..mencret2 mulai reda..warna feses mulai normal tidak hitam pekat lagi..darah yg keluar dari hidung makin sedikit..perlahan sdh bisa menggerakkan lidah dan mengucap sepatah dua patah kata.

Tiga bulan berlalu dengan rutin terapi BS, VCO (virgin coconut oil), semprot Magnesium oil, serta no carbo n no sugar..ternyata memberi efek luar biasa pada tubuh saya.

Laa haula walaa quwwata illaa billaah..berkah luar biasa kembali menghampiri..dan saat itu pun saya lolos test kesehatan untuk keberangkatan umroh bulan april 2017 meskipun masih pakai selang NGT..

Alhamdulillaah Allah beri kelancaran …

Daaaan bbrp saat pulang dari ibadah umroh..Allah beri nikmat luar biasa lagiii…akhirnya selang NGT bisa dilepas dan sy dapat makan minum normal lewat mulut meskipun masih yg bertekstur lunak…

Bagi saudaraku yg muslim jgn lupa sertakan tahajjud sodakoh dan lantunan albaqoroh tiap hari tanpa putus! Janji Allah itu pasti…Fabi ayyi aalaaai robbikumaa tukadzibaan.

Dari Kisah Sembuh dari Kanker Nasofaring Dengan Terapi Baking Soda ini semoga kawan-kawan semua bisa memetik sebuah pembelajaran dan bermanfaat bagi semuanya.

MAKA PERCAYALAH BAHWA ALLAH SWT MAHA KUASA ATAS SEGALANYA
TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN OLEH NYA.

Silahkan Comment atau Share ke Kawan yang kalian sayang. mungkin ada yang membutuhkan informasi ini.

Sumber :

Facebook

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *